Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

Tujuh Alasan Amerika tidak Menyerang Iran

0 komentar
Adam Lowther, analis Pertahanan Amerika Serikat, mengemukakan tujuh alasan pertimbangan AS tidak menyerang Iran. Ini tujuh alasan dari anggota analis pertahanan AS di Universitas Angkatan Darat Amerika tersebut.

1. Iran punya kapabilitas militer yang mumpuni untuk menghadapi Amerika Serikat dalam beberapa dekade ini. Iran tidak seperti negara-negara bekas invasi AS, seperti Grenada, Panama, Somalia, Haiti, Bosnia, Serbia, Afganistan, atau Irak. Militer Iran jauh lebih kompeten dan memiliki kemampuan. Iran juga berpengalaman dalam mempelajari taktik dan strategi AS melalui pengamatannya selama perang Irak satu dekade ini.

Angkatan laut Iran punya keterampilan laut yang baik dalam pertempuran litoral dan mempunyai kemampuan untuk menutup Selat Hormuz untuk waktu yang cukup lama. Penutupan Selat Hormuz ini dapat menjadi posisi tawar yang tinggi atas diberlakukannya sanksi ekonomi terhadap Iran. Dampak paling signifikan atas penutupan Selat Hormuz adalah naiknya harga minyak dunia.

2. Tidak seperti Irak, Angkatan Darat Iran dan Korps Pengawal Revolusi Iran tidak akan meletakkan senjatanya pada serangan awal. Menurut Lowther, Iran banyak belajar dari Irak dan Afganistan tentang bagaimana mengalahkan AS. Iran tidak akan menyerah begitu saja pada serangan pertama dari AS.

3. Kementerian Intelejen Iran merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Kementerian Iran terbukti dapat mengatasi kelompok-kelompok yang bersifat anti-Iran selama 3 tahun terakhir. Bahkan baru-baru ini Pengadilan Revolusioner Iran menjatuhi hukuman mati kepada seorang pria keturunan Iran-Amerika Serikat karena terbukti menjadi mata-mata CIA, dinas rahasia Amerika Serikat.

4. Gerakan Perlawanan Hizbullah kemungkinan besar dapat membantu perlawanan Iran terhadap AS. Menurut Lowther, Hizbullah dapat memainkan peranan penting bagi Iran untuk memberikan perlawanan bagi AS. Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, memperingatkan bahwa apa pun yang dilakukan Israel atau Amerika Serikat secara militer pada fasilitas nuklir Iran akan mengarah pada perang dengan melibatkan banyak pihak.

"Saya tidak mengancam, tapi setiap orang yang punya perasaan dapat melihat bahwa serangan Israel-AS terhadap Iran atau keterlibatan militer di Suriah akan mengarah pada perang regional," kata Nasrallah di selatan Beirut, November 2011.

5. Iran mempunyai kemampuan yang mengesankan dalam perkembangan dunia maya. Lowther menulis serangan terhadap infrastruktur nuklir Iran kemungkinan akan berlanjut. Peretas alias hacker Iran mungkin akan menargetkan data penting di sektor publik dan swasta, yang dapat mematikan sistem dan data.

6. Militer AS layak untuk beristirahat, terlebih setelah hampir satu dekade terus berperang. Soalnya, sudah satu dekade ini AS berperang dengan Irak dan Afganistan. Joseph Stiglitz, peneliti AS, berpendapat, perang ini menjebak AS ke dalam krisis ekonomi dan terbenam dalam lilitan utang akibat biaya militer yang amat tinggi.

7. Serangan AS atas Iran akan membawa AS ke dalam perang yang lebih besar. Akibatnya, sulit bagi AS melakukan istirahat dan perbaikan.

Pada akhirnya, Lowther menyarankan AS untuk menimbang kembali semua pilihan sebelum beralih kepada konflik militer.

Kamis, 06 Oktober 2011

10 Fakta Unik Tentang Pendiri Google Steve Jobs

0 komentar
Situs Hollyscoop melaporkan sepuluh hal tentang mendiang sosok dibalik sukses Apple, Steve Jobs, yang meninggal dunia pada Rabu (6/10) akibat kanker di usia 56 tahun. Berikut sepuluh hal menarik tersebut:

Drop Out dari Kampus
Seperti Mark Zuckerberg, yang drop out dari Harvard untuk membuat Facebook, Steve Jobs memiliki kegiatan yang lebih baik ketimbang kuliah. Jobs sempat kuliah di Reed College di Portland, Oregon, tetapi keluar setelah 6 bulan. Setahun kemudian, Jobs mendirikan Apple.

Menyukai LSD
Setelah keluar dari kampus, Jobs pergi ke India dan menjadi seorang pengikut Buddha. Jobs bereksperimen dengan obat kejiwaan Lysergic Acid Diethylamide (LSD). Jobs menggambarkan pengalaman dengan LSD sebagai "satu dari dua atau tiga hal paling penting yang pernah dilakukannya dalam hidupnya."

Anak Adopsi
Ibu biologis Steve Jobs menyerahkan Jobs yang saat itu baru berumur sepekan. Ibu biologis Jobs ketika itu belum menikah dan masih kuliah. Jobs kemudian diadopsi oleh sepasang suami istri Armenia, Paul dan Clara Hagopian. Di tahun 90an, Jobs memutuskan untuk melacak adik perempuannya dan akhirnya berjumpa pada usia 27 tahun. Adiknya, Mona Simpson, merupakan penulis sukses dan professor di UCLA.

Penganut Buddha
Jobs merupakan seorang penganut kuat Zen Buddha dan hampir bergabung tinggal di biara dan menjadi biksu. Jobs menikah dalam sebuah tradisi Buddha oleh seorang biksu Zen yang menjadi guru pribadinya.

Mendirikan Pixar
Jobs begitu sukses dengan Apple dan banyak orang belum tahu, bahwa di tahun 1986 Jobs membeli studio animasi Pixar seharga 5 juta dolar AS. Jobs menambah 5 miliar dolar AS agar studio itu bisa bereksperimen dengan animasi. Jobs juga satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas penjualan Pixar kepada Disney hampir 20 tahun kemudian.

Seorang Playboy?
Sebelum menikahi istrinya, Laurene Powell, di tahun 1991, Jobs mengencani bintang Hollywood (pada saat itu) seperti Diane Keaton dan Joan Baez. Jobs juga punya anak dari Chrisann Brennan tetapi menolak bertanggung jawab dan mengaku steril namun kemudian ia mengakuinya.

Memberi Sambutan Wisuda
Meski tercatat sebagai drop out dari kampus, Jobs kemudian diundang untuk memberikan pidato wisuda di Stanford untuk tahun kelulusan 2005. Pidatonya merupakan salah satu yang paling inspirasional dalam sejarah masa kini yaitu agar siswa masuk dunia kerja dengan melakukan hal yang disukai, seperti juga yang dilakukannya.

Dipecat dari Apple
Jobs menciptakan Apple pada usia 20 di luar garasi milik orangtuanya bersama Steve Wozniak. Setelah sepuluh tahun mengembangkan perusahaan itu dan usianya mencapai 30, Jobs berselisih dengan Wozniak, tapi jajaran direksi memihak Wozniak, dan Jobs dipecat. Jobs mengatakan, hal tersebut merupakan kejadian terbaik yang pernah dialaminya. "Beban di saat sukses tergantikan oleh ringannya menjadi seorang pemula lagi," katanya.

Membuat Apple Terkenal
Setelah 10 tahun menjauh dari Apple, Jobs kembali di tahun 1996. Siapa yang ingat komputer besar Mac tahun 90an? Itu saat Jobs tidak di Apple.

Tidak Makan Daging
Jobs sebenarnya seorang pescetarian, yang berarti makan ikan tapi tak makan daging lain. Jobs juga makan telur dan produk olahan.

"Super Kaya"
Jobs diperkirakan memiliki kekayaan bersih 8.3 miliar dolar AS. Jobs berada di peringkat 39 dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat pada tahun 2011 di majalah Forbes.

Di tahun 2004, Jobs mengumumkan bahwa dirinya mengidap kanker pankreas dan telah melakukan transplantasi liver lima tahun kemudian.

Pada Januari 2011, Jobs cuti lalu. Pensiun sebagai CEO pada Agustus 2011 dan melimpahkan seluruh tugasnya kepada Tim Cook.

Meski terkenal, Jobs sangat tertutup untuk soal kehidupan pribadi. Ia menikahi Laurene di tahun 1991 dan pasangan itu dikarunia tiga anak.

Bos Microsoft Bill Gates mengatakan, "Bagi mereka yang cukup beruntung untuk bisa bekerja dengannya, hal itu merupakan kehormatan yang sangat besar. Saya akan merindukan sekali Steve."

Wali Kota New York Michael Bloomberg mengatakan, "Amerika kehilangan seorang jenius yang akan selalu dikenang bersama Thomas Edison dan Einstein, dan gagasan-gagasannya akan membentuk dunia bagi generasi yang akan datang."

Jumat, 30 September 2011

Hebat, Berjalan Kaki Selama 11 Tahun Keliling Dunia Lewati 64 Negara

0 komentar
Setelah melalui masa 11 tahun, 46 ribu mil, melewati 64 negara, dan menghabiskan 53 pasang sepatu akhirnya pria berkebangsaan Kanada, Jean Beliveau kembali ke rumahnya dari perjalanan panjang berkeliling dunia.

Beliveau kini berusia 56 tahun, meninggalkan rumahnya saat usianya genap 45 tahun pada 18 Agustus 2000 saat bisnis kecil-kecilan yang dia geluti mengalami kebangkrutan. Saat itu dia meninggalkan dua orang anak yang telah beranjak dewasa dan seorang kekasih, seperti ditulis Orange.co.uk, Jumat (30/9/2011).

Sang kekasih, Luce Archambault terus mendukung aksi sang pacar. Sambil menunggu kedatangan Beliveau dari perjalanan panjang, dia membuat sebuah website, wwwalk.org.

Selama 11 tahun, Beliveau berkeliling dunia, melewati gurun dan pegunungan. Dia mengaku sangat mengagumi Meksiko dalam perjalanannya selama sembilan hari di sana. Saat berada di Meksiko, dia selalu mengenakan turban, demkian pula saat berada di Sudan, dia pun memelihara jenggot.

Saat berada di Afrika, dia pun memakan serangga, seperti warga setempat, di Korea dia juga makan daging anjing. Sementara saat di China, dia pernah makan ular. Saat berada di Filipina, dia mendapat kawalan ketat dari pihak kepolisian.

Dalam situs wwwalk.org, tertulis bahwa misi Beliveau ebrkeliling dunia berjalan kaki adalah untuk perdamaian bagi anak-anak di seluruh dunia.

Sumber : DetikNews