Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

Tanjung Lesung [Banten] - keindahan pantai di ujung barat pulau jawa

0 komentar
Meskipun sama-sama terletak di ujung barat pulau jawa, nama Tanjung Lesung masih kalah populer dengan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai destinasi wisata para traveler/ backpacker. tapi ternyata Tanjung Lesung memiliki panorama alam yang menakjubkan, tak kalah dengan wisata pantai di Bali. bahkan banyak yang berpendapat kelak Tanjung Lesung akan bisa menyaingi Resort World Sentosa -nya Singapura.

Tanjung Lesung terletak di Kabupaten Pandeglang - Banten. tepatnya di Desa Tanjung Jaya - Kec.Panimbang.. akses menuju Tanjung Lesung cukup mudah, dari Serang [Ibu Kota Banten] terdapat bus Damri dengan jurusan Serang-Tanjung Lesung.

fasilitas yang tersedia di Tanjung Lesung cukup lengkap, mulai dari penginapan, restoran, night club, cafe, dll. penginapan semacam bungalow, hotel, atau resort menyediakan berbagai macam fasilitas yang sangat memanjakan pengunjungnya, namun harga yang di patok juga terbilang mahal [bagi saya sangat mahal].. bayangkan saja, rata-rata harga penginapan di Tanjung Lesung berkisar di atas Rp 1.000.000 per malam. untuk teman-teman backpacker yang selalu traveling dengan budget pas-pasan tentu harga tersebut terbilang sangat tinggi.. namun teman-teman tidak perlu merasa khawatir, kita masih bisa mencari penginapan murah di kampung penduduk, tepat sebelum pintu masuk kawasan wisata Tanjung Lesung.. untuk urusan perut kita bisa meng-akalinya dengan membawa bekal makanan sendiri - yang ini penting untuk di catat mengingat es teh yang normalnya Rp 2000 bisa menjadi Rp 9000 di Tanjung Lesung. #hampir lima kali lipat gan!!!

Tanjung Lesung

berbagai macam aktifitas bisa kita lakukan untuk menikmati pesona Tanjung Lesung, jika anda hobi surfing anda bisa menyalurkan hobi anda di sini, begitu juga dengan snorkling dan diving, anda bisa menyelam dan ber-snorkling menikmati pemandangan bawah laut Tanjung Lesung yang mempesona.. fishing / memancing juga menjadi pilihan lain bagi anda. selain itu kita juga bisa melakukan berbagai macam aktifitas yang cukup memacu adrenalin seperti ngebut di atas jetski, atau meluncur bersama banana boat.. bagi anda yang ingin sekedar sight-seeing, bisa jalan-jalan di dermaga atau rebahan di pasir tepi pantai, bersantai menikmati keindahan Tanjung Lesung dibawah sinar matahari.. :)

Tanjung Lesung
oh ya, bagi anda yang ingin membeli souvenir khas banten, tak jauh dari kawasan Tanjung Lesung terdapat sebuah pasar tradisional yang menjual berbagai macam kerajinan tangan khas banten.

Kamis, 09 Februari 2012

Cukang Taneuh [Green Canyon] - Tempat yang wajib di kunjungi di Jawa Barat

0 komentar
"Green Canyon dul, ora Grand Canyon... wes ngobrol ngalor ngidul kok jek ora mudeng ae yoo"
kemaren pas nongkrong sama beberapa temen, kita sempat ngomongin soal wisata alam di daerah pangandaran ini, setelah ngobrol cukup lama lha kok ada satu temen yang ga nyambung, di kiranya kita lagi ngomongin Grand Canyon yang ada di Amrik, #hadeeeeehhh..

Nama asli wisata ini adalah Cukang Taneuh yang berarti Jembatan Tanah. tapi entah kenapa kok nama Green Canyon menjadi lebih populer,
padahal dari beberapa artikel yang saya baca nama Green Canyon adalah nama yang tak sengaja di berikan oleh salah seorang wisatawan asing yang mengunjungi tempat ini sekitar tahun 1993, dan sejak itu nama Green Canyon menjadi lebih akrab di telinga wisatawan daripada nama aslinya. mungkin hanya masyarakat sekitar Pangandaran saja yang masih menyebutnya dengan nama Cukang Taneuh. [saya sendiri lebih suka menyebutnya Cukang Taneuh daripada Green Canyon, menurut saya nama Cukang Taneuh selain lebih enak d denger, juga lebih khas Indonesia, hhehe].

Cukang Taneuh [Green Canyon] merupakan kawasan ekowisata berupa sebuah sungai dan ngarai yang dihimpit oleh bukit-bukit indah yang terbentuk dari tanah, aliran sungai cijulang melintas menembus goa-goa yang menakjubkan, bukit di sisi-sisinya yang penuh bebatuan dan rimbun pepohonan menjadikan pemandangan disini lebih indah.

kita akan mendapatkan banyak pilihan untuk menjelajah dan menikmati keindahan Cukang Taneuh [Green Canyon] misalnya via menggunakan perahu, ber-rafting, body rafting, berenang, diving, atau trekking di sepanjang pesisir sungai..

Akses menuju Cukang Taneuh [Green Canyon] cukup mudah, apabila teman-teman berangkat dari arah Bandung atau Jakarta tersedia 4 rute alternatif.

Pertama:
Bus jurusan Jakarta-Pangandaran atau Bandung-Pangandaran dan turun di Terminal Pangandaran, setelah itu lanjut naik bus kecil tujuan terminal Cijulang (Rp 5.000), dari Terminal Cijulang lanjut naik Ojeg ke Batu Karas (Rp 10.000 - Rp 15.000)

Kedua:
Dari Bandung langsung pake Travel jurusan Bandung-Batu Karas

Ketiga:
Dari Bandung naik kereta api Lodaya dan turun di Stasiun Banjar, setelah itu lanjut pake Bus kecil jurusan Cijulang dan turun di Terminal Cijulang. dari Terminal Cijulang bisa naik ojek menuju Batu Karas

Keempat:
Dari Jakarta atau Bandung naik pesawat [Susi Air] dan turun di Bandara Nusawiru [Cijulang]. setelah itu lanjut ojek menuju Batu Karas.


Lokasi Cukang Taneuh [Green Canyon] lebih dekat di akses dari Batu Karas dibandingkan dari Pangandaran.. Jika anda sedang berwisata ke daerah Jawa Barat, rasanya belum lengkap kalo tidak ke tempat ini.. :D

Green Canyon [Cukang Taneuh]

Selasa, 31 Januari 2012

Goa Pawon [Ekowisata kota Bandung] - Meresapi Kehidupan Purba di Goa Pawon

0 komentar
Bukit Pawon
GOA PAWON berada sekitar 30 km sebelah barat kota Bandung. Goa Pawon merupakan satu-satunya goa gamping terbesar di mana pernah ditemukan fosil manusia purba Homo sapiens. selain diminati para peneliti, goa ini juga dikenal sebagai arena panjat tebing dan objek ekowisata. jika mengunjungi goa ini hendaknya membawa penutup hidung karena aroma guano [kotoran kelelawar] yang menyengat akan langsung menyambut anda.

ketika memasuki Goa Pawon, anda akan mendapat kesan eksotis, indah, dan sekaligus menyeramkan. sedikit menyeramkan karena suasana dalam goa pawon benar - benar sepi dan gelap.

Terletak di 601 m dpl, Goa Pawon berada di puncak bukit Pawon yang merupakan daerah penambangan batu kapur, dan pada zaman dahulu merupakan  tepian Danau Bandung Purba. Berdasarkan hasil survai A.C. De Yong dan G.H.R. Von Koenigswald tahun 1930-1935* [*sumber majalah National Geographic Traveler],  ditemukan alat-alat budaya masa lalu dari bahan obsidian, kalsidon, kwarsit, rijang dan andesit berupa anak panah, pisau, penyerut, gelang batu, batu asah dari Jaman Preneolitik, yang hidupnya mulai menetap di gua-gua atau ceruk atau sering kali dijumpai di kawasan perbukitan gamping.

salah satu fosil di Goa Pawon
Goa Pawon memiliki panjang 38 m dan lebar 16 m, sedang tinggi atap gua tidak dapat diketahui secara pasti karena saat ditemukan bagian atap gua sudah runtuh. Hasil ekskavasi pada tahun 2003 dan 2004 berhasil ditemukan berbagai bentuk artefak, fitur maupun ekofak yang dapat mencirikan akan keberadaan situs tersebut dimasa lalu. Artefak yang terdiri dari pecahan keramik, gerabah, alat serpih, alat tulang berbentuk lancipan dan spatula, alat batu pukul (perkutor), sisa perhiasan yang terbuat dari gigi binatang dan gigi ikan, moluska dan temuan yang sangat signifikan dari keberadaan kehidupan masa lalu berupa kerangka manusia. Selain itu juga ditemukan non artefaktual seperti  fragmen tulang dan moluska. Keberadaanya di Goa Pawon besar kemungkinan terjadi karena adanya kaitan rantai makanan yang pernah terjadi di masa lalu, dalam hal ini sebagai bagian dalam pemenuhan kebutuhan bahan makanan (konsumsi) dan mungkin juga untuk dipergunakan dalam pembuatan peralatan hidup sehari-hari

Goa Pawon
Sejak ditemukannya fosil manusia purba di Goa Pawon, kawasan ini dijadikan situs arkelogi purbakala dibawah pengawasan dan pengelolaan Balai Besar Kepurbakalaan [Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat]. Goa Pawon dapat dicapai dari Bandung menuju Padalaran. jalan masuk menuju Goa Pawon ditandai dengan gapura anyaman. dari gapura tersebut teruslah susuri jalan utama hingga menemukan papan penunjuk kecil di kiri jalan yang menyatakan Goa Pawon berjarak sekitar 500 meter lagi. begitu menjumpai pos kecil, palang melintang, dan area parkir, berarti anda sudah tiba.