Tampilkan postingan dengan label Berita Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Hewan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2012

Gigi Termahal Di Dunia

0 komentar
Berita Aneh - Berapa harga gigi termahal di dunia? Harganya mencapai 56.250 dollar AS (Rp 510 juta). Pemilik gigi itu adalah seekor Tyrannosaurus rex.


Balai lelang Bonham akhir pekan lalu mengatakan, gigi dinosaurus yang ditemukan pada musim panas lalu di Garfield County itu juga merupakan gigi terbesar yang pernah ditemukan. Dari dasar hingga puncaknya, gigi itu memiliki panjang sekitar 13 sentimeter.

Sebelum dilelang, diperkirakan harga gigi itu hanya 25.000-30.000 dollar AS (Rp 225 juta-Rp 270 juta). Ternyata gigi itu laku terjual dengan harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk sebuah gigi dari zaman prasejarah.

Selain gigi, dalam lelang itu juga dilepas sebuah tengkorak harimau lengkap dengan giginya seharga 116.500 dollar AS (sekitar Rp 1,05 miliar). Fosil ini diharapkan laku dengan harga 50.000-60.000 dollar AS (Rp 450 juta-Rp 540 juta). Benda lain, sebuah fosil bunga palma berusia 51 juta tahun, laku seharga 50.000 dollar AS (Rp 450 juta). Wow..

Gigi Termahal Di Dunia

0 komentar
Berita Aneh - Berapa harga gigi termahal di dunia? Harganya mencapai 56.250 dollar AS (Rp 510 juta). Pemilik gigi itu adalah seekor Tyrannosaurus rex.


Balai lelang Bonham akhir pekan lalu mengatakan, gigi dinosaurus yang ditemukan pada musim panas lalu di Garfield County itu juga merupakan gigi terbesar yang pernah ditemukan. Dari dasar hingga puncaknya, gigi itu memiliki panjang sekitar 13 sentimeter.

Sebelum dilelang, diperkirakan harga gigi itu hanya 25.000-30.000 dollar AS (Rp 225 juta-Rp 270 juta). Ternyata gigi itu laku terjual dengan harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk sebuah gigi dari zaman prasejarah.

Selain gigi, dalam lelang itu juga dilepas sebuah tengkorak harimau lengkap dengan giginya seharga 116.500 dollar AS (sekitar Rp 1,05 miliar). Fosil ini diharapkan laku dengan harga 50.000-60.000 dollar AS (Rp 450 juta-Rp 540 juta). Benda lain, sebuah fosil bunga palma berusia 51 juta tahun, laku seharga 50.000 dollar AS (Rp 450 juta). Wow..

Selasa, 13 Desember 2011

Ikan Yang Lebih Berbahaya Dari Piranha

1 komentar
Berita Aneh - Ikan Candiru atau disebut juga canero merupakan jenis ikan air tawar yang sekeluarga dengan ikan lele. Ikan ini dapat ditemukan di sungai amazon dan sungai Oranoco, ikan ini memiliki reputasi sebagai ikan yang paling ditakuti oleh penduduk lokal, ikan ini lebih di takuti daripada ikan piranha. Ikan ini hanya dapat berkembang sampai seukuran 1 sampai 2 inci dan lebar 4 sampai 6 milimeter, memiliki bentuk seperti seekor belut dan hampir transparan, membuatnya hampir mustahil untuk dilihat di dalam air. Ikan yang cepat, perenang yang kuat, lembut dan licin, dengan gigi yang tajam.


Terdapat 3 spesies candiru: candiru berukuran jari dan candiru berukuran tusuk gigi yang biasanya makan dengan cara memasuki ikan yang lebih besar, candiru paus(whale candiru) merupakan pemakan bangkai yang lebih memilih untuk makan dari ikan yang sudah mati
Ikan candiru merupakan parasit, modus operandinya sangatlah simpel dan kejam: untuk menemukan ikan, ikan candiru pertama mengecap air, berusaha untuk mengetahui aliran air yang berasal dari ikan lain, setelah mengetahui dari mana aliran air tersebut, ikan itu akan langsung menuju celah-celah sirip ikan itu, duri yang ada di kepala candiru akan melukai insang ikan dan mengeluarkan darah selagi ikan candiru berada di dalam ikan tersebut. Sehingga ikan candiru disebut sebagai ikan vampir dari Brazil.

Ikan ini ditakuti karena ia tertarik pada air seni atau darah, dan bila seseorang berenang telanjang ia akan masuk ke celah anus atau vagina, atau bahkan bila ikannya kecil ke lubang penis – dan mungkin ke dalam urethra). Bila ini terjadi ikan candirú sangat sulit diambil kembali kecuali lewat operasi. Karena ikan ini menemukan mangsanya dengan mengikuti aliran air dari insang ke sumbernya, kencing sambil berenang meningkatkan kemungkinan candirú masuk ke urethra manusia.


Cara untuk membunuh ikan ini adalah dengan pengobatan tradisional, dengan air dari dua tanaman : Xagua dan apel Buitach yang dimasukkan ke daerah yang terkena. kedua tanaman ini akan melarutkan ikan tersebut. Dapat juga memalui operasi, tetapi operasi membutuhkan biaya dan waktu.Lebih sering, infeksi menyebabkan shock dan kematian korban sebelum candiru dapat diambil.

Ikan Yang Lebih Berbahaya Dari Piranha

0 komentar
Berita Aneh - Ikan Candiru atau disebut juga canero merupakan jenis ikan air tawar yang sekeluarga dengan ikan lele. Ikan ini dapat ditemukan di sungai amazon dan sungai Oranoco, ikan ini memiliki reputasi sebagai ikan yang paling ditakuti oleh penduduk lokal, ikan ini lebih di takuti daripada ikan piranha. Ikan ini hanya dapat berkembang sampai seukuran 1 sampai 2 inci dan lebar 4 sampai 6 milimeter, memiliki bentuk seperti seekor belut dan hampir transparan, membuatnya hampir mustahil untuk dilihat di dalam air. Ikan yang cepat, perenang yang kuat, lembut dan licin, dengan gigi yang tajam.


Terdapat 3 spesies candiru: candiru berukuran jari dan candiru berukuran tusuk gigi yang biasanya makan dengan cara memasuki ikan yang lebih besar, candiru paus(whale candiru) merupakan pemakan bangkai yang lebih memilih untuk makan dari ikan yang sudah mati
Ikan candiru merupakan parasit, modus operandinya sangatlah simpel dan kejam: untuk menemukan ikan, ikan candiru pertama mengecap air, berusaha untuk mengetahui aliran air yang berasal dari ikan lain, setelah mengetahui dari mana aliran air tersebut, ikan itu akan langsung menuju celah-celah sirip ikan itu, duri yang ada di kepala candiru akan melukai insang ikan dan mengeluarkan darah selagi ikan candiru berada di dalam ikan tersebut. Sehingga ikan candiru disebut sebagai ikan vampir dari Brazil.

Ikan ini ditakuti karena ia tertarik pada air seni atau darah, dan bila seseorang berenang telanjang ia akan masuk ke celah anus atau vagina, atau bahkan bila ikannya kecil ke lubang penis – dan mungkin ke dalam urethra). Bila ini terjadi ikan candirú sangat sulit diambil kembali kecuali lewat operasi. Karena ikan ini menemukan mangsanya dengan mengikuti aliran air dari insang ke sumbernya, kencing sambil berenang meningkatkan kemungkinan candirú masuk ke urethra manusia.


Cara untuk membunuh ikan ini adalah dengan pengobatan tradisional, dengan air dari dua tanaman : Xagua dan apel Buitach yang dimasukkan ke daerah yang terkena. kedua tanaman ini akan melarutkan ikan tersebut. Dapat juga memalui operasi, tetapi operasi membutuhkan biaya dan waktu.Lebih sering, infeksi menyebabkan shock dan kematian korban sebelum candiru dapat diambil.

Rayap Terganas Di Dunia

1 komentar

Berita Aneh - Meski tubuhnya kecil, rayap Panama (Termes panamensis) berhasil mencetak rekor gigitan paling cepat di antara semua hewan yang ada di dunia. Rahangnya sanggup menggigit mangsa dengan kecepatan hingga 70 centimeter perdetik.


Bahkan, untuk merekam gerakan yang segitu cepat, para peneliti membutuhkan kamera dengan kemampuan merekam gambar 40.000 frame perdetik. Rayap Panama menggigit mangsa menggunakan sepasang capit di rahang yang secara ilmiah sering disebut mandible.


“Banyak serangga yang bergerak lebih cepat daripada kemampuan mata manusia untuk melihat, jadi kami tahu kalau butuh kamera kecepatan tinggi untuk merekam perilakunya,” ujar Marc Seid dari Institut Riset Tropis Smithsonian yang melaporkan hasil penelitiannya dalam jurnal Current Biology edisi 25 November. Meski demikian, ia mengaku tak menyangka secepat itu gigitan rayap Panama.


Dengan gigitan secepat itu, serangga tersebut mungkin dapat membinasakan mangsanya dalam sekali serang. Gigitan yang cepat juga menjadi alat pertahanan diri karena dengan ukuran tubuh yang kecil, rayap Panama harus mencari cara menghasilkan energi yang besar untuk melawan musuhnya.

Capit yang besar dan serangan yang cepat efektif untuk pertarungan jarak dekat. Hal tersebut sering dilakukannya dengan musuh-musuhnya karena rayap lebih banyak berkeliaran di gorong-gorong yang sempit dan tak cukup banyak ruang bergerak.

“Mereka sepertinya menyimpan energinya di mandible-nya namun kami masih belum tahu bagaimana mereka melakukannya. Itu menjadi pertanyaan berikutnya,” ujar peneliti lainnya Jeremy Niven.

Rayap Terganas Di Dunia

0 komentar

Berita Aneh - Meski tubuhnya kecil, rayap Panama (Termes panamensis) berhasil mencetak rekor gigitan paling cepat di antara semua hewan yang ada di dunia. Rahangnya sanggup menggigit mangsa dengan kecepatan hingga 70 centimeter perdetik.


Bahkan, untuk merekam gerakan yang segitu cepat, para peneliti membutuhkan kamera dengan kemampuan merekam gambar 40.000 frame perdetik. Rayap Panama menggigit mangsa menggunakan sepasang capit di rahang yang secara ilmiah sering disebut mandible.


“Banyak serangga yang bergerak lebih cepat daripada kemampuan mata manusia untuk melihat, jadi kami tahu kalau butuh kamera kecepatan tinggi untuk merekam perilakunya,” ujar Marc Seid dari Institut Riset Tropis Smithsonian yang melaporkan hasil penelitiannya dalam jurnal Current Biology edisi 25 November. Meski demikian, ia mengaku tak menyangka secepat itu gigitan rayap Panama.


Dengan gigitan secepat itu, serangga tersebut mungkin dapat membinasakan mangsanya dalam sekali serang. Gigitan yang cepat juga menjadi alat pertahanan diri karena dengan ukuran tubuh yang kecil, rayap Panama harus mencari cara menghasilkan energi yang besar untuk melawan musuhnya.

Capit yang besar dan serangan yang cepat efektif untuk pertarungan jarak dekat. Hal tersebut sering dilakukannya dengan musuh-musuhnya karena rayap lebih banyak berkeliaran di gorong-gorong yang sempit dan tak cukup banyak ruang bergerak.

“Mereka sepertinya menyimpan energinya di mandible-nya namun kami masih belum tahu bagaimana mereka melakukannya. Itu menjadi pertanyaan berikutnya,” ujar peneliti lainnya Jeremy Niven.

Sabtu, 03 Desember 2011

Singa Putih Afrika Yang Eksotik

1 komentar
Berita Aneh - Singa putih kadang-kadang ditemukan di suaka margasatwa di Afrika Selatan dan merupakan mutasi warna langka dari subspesies Kruger singa (Panthera leo krugeri).




Telah diabadikan oleh pembiakan selektif di kebun binatang di seluruh dunia. singa putih bukan subspesies yang terpisah dan mereka tidak pernah sama di alam.

Dianggap sebagai ilahi oleh penduduk setempat, singa putih pertama kali menjadi perhatian publik di tahun 1970-an dalam buku Chris McBride The Lions Putih Timbavati.

Populasi terbesar singa putih di kebun binatang mana mereka sengaja dibesarkan untuk warna. Populasi singa putih tidak diketahui, tetapi jumlah yang paling terakhir adalah pada tahun 2004 dan 30 masih hidup.

Singa putih tidak singa albino. Sebaliknya, warna putih disebabkan oleh gen resesif atau dikenal sebagai inhibitor chinchilla warna.

Mereka bervariasi dari pirang sampai dekat putih, namun beberapa juga dapat merah. warna putih singa ini memberikan kerugian yang berbeda di alam karena mereka sangat terlihat.

Hal ini memberikan mereka pergi ke mangsa mereka dan membuat mereka menjadi target yang menarik bagi pemburu. Menurut Linda Tucker, dalam "Misteri Lions Putih - Anak-anak Dewa Matahari" mereka ditangkarkan di kamp di Afrika Selatan sebagai trofi untuk berburu kaleng.